Indro, seorang laki-laki yang sedang pusing karena lagi kena penyakit buntu tingkat dewa, enggak pegang duit seperak budek.
Sekira jam 11 siang, dia iseng jalan-jalan ketaman di dekat rumahnya, disana (taman) terdapat sebuah danau yang lumayan besar.
Sambil berjalan, Indro terus mengarahkan pandangannya ke bawah/jalan, sembari bicara sendiri, berharap ada uang seseorang yang jatuh dan akhirnya bisa dia pungut untuk mengobati penyakitnya itu.
"Moga-moga aja ada uang ngegeletak dijalan, lumayan bisa buat nyambung hidup" ujar dia sembari terus nengok kebawah.
Kemudian tak lama berselang, dia mendengar ada suara wanita teriak minta tolong.
"Tolong-tolong, tas saya jatuh ke danau, tolong-tolong" teriak seorang wanita.
Indro yang mendengar suara teriakan itu tidak menghiraukannya, justru malah mengumpat.
"gw aja butuh pertolongan, gimana mau nolong" kata indro dengan nada kesal.
Merasa tak diperdulikan teriakannya, wanita itu menambahkan kalimatnya, dengan mengumbar janji memberikan uang sebesar lima ribu rupiah, bagi siapa saja yang mau mengambilkan tasnya.
"Tolo...ng, Bagi siapa yang mengambilkan tas saya, akan saya beri uang lima ribu" ujar wanita itu sambil teriak-teriak berharap ada yang mendengarkan kemudian tertarik dengan hadiah yang ia janjikan.
Mendengar lokak ada uangnya, indro yang sedari tadi terus berjalan dengan pandangan menghadap kebawah, langsung menyimak teriakan itu.
" wah kalo gua ambilin tas itu, lumayan dapet goceng, emang klo rezeki ga kemana" kata Indro seraya tersenyum senang karena sebentar lagi penyakitnya bakal sembuh.
Langsung saja tanpa berlama-lama, Indro bergegas menghampiri sumber teriakan, yang sedari tadi menunggu pertolongan.
Setelah bertemu dengan sosok pemilik sumber suara teriakan, Indro kemudian bertanya dengannya.
Indro : Kenapa mbak, tasnya jatoh ya, (ujar Indro sembari melongok ke danau dan melihat ada tas berwarna merah muda sedang ngojai).
Si mbak : iya mas, tolongin dong ambilin,
ntar saya kasih uang lima ribu.
mendengar janji wanita itu yang akan memberikan imbalan, tak lantas membuat indro begitu saja langsung mempercayainya. ia ingin memastikan kembali ucapan wanita itu.
Indro : bener nih mbak, kalo diambilin tasnya, mau kasih uang lima ribu.
Si mbak : bener mas, buat apa sih saya bohong.
Indro : oke deh kalo gitu, saya ambilin sekarang.
Dengan semangat 45, Indro lalu mencari kayu untuk mengait tas wanita itu yang perlahan-lahan ketengah karena terbawa angin dan terus menjauh dari tepian.
Setelah sekian lama kesana kemari, akhirnya Indro menemukan sebuah bambu yang dirasa panjangnya cukup untuk mengambil tas wanita itu yang terjebur ke danau.
Lalu indro kembali kepinggir danau, bersama bambu temuannya yang kemudian langsung diarahkan ke objek yang ingin diambilnya (tas).
Tanpa bersusah payah, bambu yang diarahkan Indro, pada tas yang terjebur itu, langsung tepat sasaran dan kemudian langsung ia tarik ke pinggir.
Tas yang baru saja ia selamatkan tersebut, langsung diserahkan kepemiliknya.
Indro : ini mbak tasnya udah aman
Si mbak : alhamdulillah, makasih banyak
ya mas.
Indro : Iya mbak.
Si mbak : Sesuai dengan janji saya tadi, (ucap wanita itu sambil merogoh-rogoh isi tas yang baru saja diselamatkan Indro), kemudian dikeluarkanlah tangannya dari dalam tas sembari menjepit uang kertas depuluh ribuan menggunakan jarinya. Mas tolong diterima uang ini, sebagai ucapan terima kasih karena sudah menolong saya. Janji saya kan mau kasih uang lima ribu, Tapi maaf, saya tidak punya uang lima ribuan
, adanya sepuluh ribuan, jadi saya minta kembali lima ribu.
Indro yang mendengar hal itu langsung kebingungan,
" Waduh, jangankan kembali lima ribu mbak, jigo aja saya enggak punya" kata indro.
Kemudian wanita itu, juga ikut bingung,
" iya nih mana enggak ada warung lagi didekat sini, gimana dong" ujar wanita itu sambil tetap bertahan minta kembalian lima ribu.
Indro yang memang sejak awal berniat menolong karena mengharapkan imbalan, terus memutar otak mencari cara bagaimana untuk bisa mendapatkan haknya.
Setelah lama berpikir, akhirnya ide brilian atau bisa dibilang ide gilanya si Indro muncul secara spontan, langsung saja dia bilang ke wanita itu.
Indro : Gini aj mbak, biar sama-sama sama enak (ucap indro sembari mengambil tas yang baru dia selamatkan dan uang sepuluh ribu yang disodorkan wanita itu), kan saya ngambilin tas mbak satu kali dapet lima ribu, berarti kalo dua kali, saya dapet sepuluh ribu. Jadi tas ini saya ceburin lagi ke danau, terus saya ambilin lagi, jadinya pas kan sepuluh ribu.
Si wanita ?????????

Komentar
Posting Komentar