Tanggamus Gempa Bumi

GEMPABUMI TEKTONIK M=5,2 MENGGUNCANG KABUPATEN TANGGAMUS, TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI

Hari Sabtu, 2 September 2017 pukul 10.32.21 WIB, wilayah Selat Sunda diguncang gempabumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi berkekuatan M=5,2 terjadi dengan koordinat episenter pada 6,21 LS dan 104,71 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 36 km arah selatan Kota Tampang, Kabupaten Tanggamus, Propinsi Lampung pada kedalaman 80 km.

Dampak gempabumi yang digambarkan oleh Peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG menunjukkan bahwa dampak gempabumi berupa guncangan berpotensi dirasakan di daerah Liwa, Krui, Kota Agung dalam skala intensitas II SIG-BMKG (II-III MMI) dan Tanggamus I SIG-BMKG (I-II MMI). Berdasarkan informasi dari masyarakat gempabumi ini dirasakan di Liwa dan Tanggamus II SIG-BMKG (II-III MMI).

Jika ditinjau dari kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat aktivitas subduksi. Hal Ini sesuai dengan hasil analisis BMKG yang menunjukkan bahwa gempabumi di lokasi tersebut dibangkitkan oleh pensesaran naik (Thrust Fault).

Hingga pukul 10.55 WIB, Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).  Kepada masyarakat di sekitar wilayah Kabupaten Tanggamus dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya.***

Jakarta, 2 September 2017
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG
Drs. MOCH. RIYADI, M.Si.

Komentar